Senin, 22 Juni 2009

shubuh adalah perawan,
kesucian waktu yang dirayakan kokok ayam,
sewaktu tanda hari segera bersalin
bahwa setiap helai nafas masih berdesir
untuk sejarah yang lain
kenyataan yang lain
mungkin air mata yang lain

(Kekasih Pertamaku)
Wonogiri, 18 Juli 2008
05:05:06


adakah kau melihatnya
di jendela ketika malam-malam
dan terjaga
yang bertanya dan menjawabmu dengan hujan
hanyalah bulir-bulir dingin
yang menempel di sayap kupu lumpuh.
angin yang tak sampai menjelma ketukan
di pintumu

(Kekasih Pertamaku)
Wonogiri, 18 Juli 2008
22:48:07

kecurigaanmu pada hujan
membuat kau terperangkap
pada kemarau berkepanjangan
lihatlah, sayapnya yang tak menyimpan pedang
pada bulu-bulunya...
seandainya hujan melukaimu
tentu ia adalah pejalan laknat

(Kekasih Pertamaku)
Wonogiri, 19 Juli 2008
20:28:56

barangkali dosa-dosaku tak sempat terbasuh,
ikhlaskanlah,
terjal jalan buatmu lelah,
atau mimpimu terlalu sarat harapan
yang terlalu berat untuk kuwujudkan
sementara aku bukan siapa-siapa
hanya sedikit kutahu a ba ta
selebihnya tiada.

(Kekasih Pertamaku)
Wonogiri, 19 Juli 2008
20: 31: 46


suara-suara dunia memanggillah
nyanyian gaduh
getaran yang semakin nyaring
menyayat setiap gema hati
tatkala kita khusuk mengakrabi stagnasi
tatkala kita dipaksa harus memilih
ketidakpastian jalan

(Kekasih Pertamaku)
Wonogiri, 19 Juli 2008
20:33:06






0 komentar:

Poskan Komentar