Senin, 22 Juni 2009

puisi mawar

sementara angin yang kau tunggangi
doamu,
bersama ricih guyur hujan
ketika senja menancap di kening
barat,
kini menggerusnya jadi sengkarut
kesumat
meski tanpa kata-kata
mengancamku penuh laknat

(kekasih pertamaku)
Wonogiri, 19 Juli 2008
20:48:22



hujan yang mengetuk pintu rumahmu
sore yang lalu
membawa sekuntum mawar tanda kesetiaan
sayang kau sembunyikan dirimu
di balik jeruji
yang tak mengisahkan apa pun

(Kekasih Pertamaku)
Wonogiri, 19 Juli 2008
20:53:28


dengar saja lolong anjing memanggil tuannya
lolongan itulah yang menghubungkan keduanya
ada anjing-anjing cinta
tak ada yang tahu siapa nama mereka
aku pasrah,
agar jadi salah satu
dari anjing-anjing itu

(Kekasih Pertamaku)
Wonogiri, 20 Juli 2008
09:37:49

0 komentar:

Poskan Komentar